03 Agustus 2013

Berlayar Semalam


Naik bulan di atas langit, berayun-ayun dalam perahu dari kuku raksasa, berpindah dari rasi layang-layang di langit selatan ke polaris di belahan utara, dari entah ke antah-berantah ratusan tahun cahaya perjalanan berikutnya. Pelayaran dalam semalam untuk ribuan tahun penciptaan. Waktu adalah untaian kata, dan malam adalah bagian puitis di jumantara maknanya. Apakah nama dermaga tempat bersandar nanti? Dalam waktu ia bernama fajar; dalam hidup bernama mati; dalam diri bernama iman.

Arung langit raya dalam semalam itu tak terjadi di sana, di angkasa, melainkan di sini. Puncaknya ada pada salam di dua rakaat terakhir sebelum terbit matahari.

2/8/2013

11 Juli 2013

East Timor Arabica


Segelap laut Timor
di gunung-gunung yang disentuh langit
Ermera, aku melihatmu berselimut Arabica

Tumbuh serupa nasib
pahitmu menjalar tak dapat ditahan
manismu menjadi rahasia dalam seteru
dan rasa adalah kekayaan yang mesti dipertahankan;
rasa memiliki, rasa mencintai
seperti biji-biji kopi berjanji pada peminumnya

“Kita pernah tinggal di sebuah rumah besar
di belahan selatan garis khatulistiwa
berjauhan di atas peta
bertetangga di teras bahasa
dan sesekali semeja
kita minum kopi yang sama.”

7/2/2012

24 Mei 2013

Mein Name ist Nacht



Mein Name ist Nacht
ein Zeitfragment, das ten Tagesanbruch formt
Du bist die Morgendämmerung, rot vor die Sonne gebreitet

Tag, wonach suchen sie?
nur nach Licht
bis Verlorenes weidergefunden
bis Geheimnesse gelüftet

Wir sitzen Rücken an Rücken   
Gesichter gen Westen und Osten
dann sagen wir beide
>>Ich wünschte, wir könnten uns ansehen<<

Doch wo sind dann Grau und Schatten?

Nein, mein Name ist nur Nacht
Du kannst mich nicht anders nennen
Der eine kann den anderen nicht ansehen
So wie >wissen< und >nicht wissen<
Keinen gemeinsamen Platz finden

21.09.2007

Orientierungen 2/2011, S. 110
Übertragen von Lucia Seiβler und Martin Jankowski

Judul Asli: "Namaku Malam"






NAMAKU MALAM 

Namaku malam 
kepingan waktu yang membentuk subuh 
engkau fajar, merah ditempa matahari 

Siang, apa yang mereka cari? 
tak ada, selain cahaya 
hingga yang hilang didapatkannya 
hingga rahasia menjadi terbuka 

Kita duduk beradu punggung 
menghadap barat-timur 
lalu, kita sama-sama berucap 
“ingin rasanya kita bisa saling menghadap!” 

Lalu, di manakah kelabu dan temaram? 
tidak, namaku hanya malam 
engkau tak bisa memanggilku di luar itu 
yang satu tidak dapat menatap lainnya 
sebagaimana ‘tahu’ dan ‘tidak tahu’ 
tak ada tempat untuk duduk bersama 

21/09/2007