04 Februari 2012

Puisi Maulid Nabi Muhammad Saw


LEMBAR-LEMBAR CAHAYA

Lembar-lembar cahaya
dibuka satu demi satu
menyibak rahasia
ke rahasia berikutnya

Dayang-dayang malam
mengipasi bumi dengan hujan buatan:
hujan bintang-bintang,
dan serbuk cahaya bulan

Aku membuka lembaran
pada halaman ke-11 almanak kamariah
rehat sejenak, seteguk dzikrayat
perjamuan untuk syaikh dari Jilan
tapi harus kubuka selembar lagi
agar tiba di tanggal lahir sang Nabi

Hai,
kini aku tiba di lembar cahaya itu
saat ada bayang-bayang tak terlihat
melintas di atas puadai bulan Maulid
mengiringmu membacakan puisi tak sembarang puisi
burdah-barzanji, puisi shalawat nabi

Shallu ‘ala Muhammad!
Allahumma shalli wa sallim wa barik alaih

16/2/2010 

16 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  3. Terima kasih, Bang Jaya, dan selamat untuk puisi "Purnamasari" Anda :)

    Semoga berhasil. he..he..he..

    BalasHapus
  4. hebat i like it <# nabi MUHAMMAD SAW

    BalasHapus
  5. terlalu banyak kiasan

    BalasHapus
  6. @Widya ningsih: terima kasih atas tanggapan.
    @Jelita: terima kasih atas komentar.

    BalasHapus
  7. your post is nice.. :)
    keep share yaa, ^^
    di tunggu postingan-postingan yang lainnya..

    jangan lupa juga kunjungi website dunia bola kami..
    terima kasih.. :)

    BalasHapus
  8. terima kasih, Singo Edan. Salam.

    BalasHapus
  9. saya selalu suka dengan puisi panjenengan kak faizi. jadi kengen.

    BalasHapus
  10. Mualaf dan Umar, terima kasih atas komentar

    BalasHapus
  11. kunungi blogku juga, aku suka bikin puisi 0:)

    BalasHapus

Terima Kasih Jika Anda Mau Berkomentar untuk Persahabatan...